INFO DUNIA SEPAKBOLA DAN FUTSAL INTERNASIONAL DAN NASIONAL

click here for see more

loading...
loading...
Powered by Blogger.

Search This Blog

Translate

Direkrut Klub Jerman,Egy Maulana bakal lebih dulu kembangkan karir di Klub Thailand



Tawaran dari klub Eropa buat Egy Maulana Vikri terus mengalir. Kali ini salah satu klub Jerman dikabarkan sudah mengajukan tawaran buat merekrut bintang timnas Indonesia U-19 tersebut.
Sebelumnya, sudah ada klub dari Spanyol dan Portugal yang ingin mendatangkan Egy. Akan tetapi, hingga kini belum ada keputusan pesepakbola asal Medan tersebut berlabuh ke mana.

"Ada beberapa klub dari agency Jerman di Liga Jerman yang sudah kontak kami. Mereka bahkan sudah menawarkan harga dan langsung sign kontrak," kata Subagja Suihan, selaku ayah angkat Egy. dengan klausul peminjaman ke klub liga Thailand yang berafiliasi dengan raksasa bundesliga tersebut.

Penampilan gemilang yang ditampilkan Egy Maulana Vikri, membuatnya jadi bidikan sejumlah klub Eropa. Namun, yang klub Jerman memberikan penawan menarik buat pesepakbola asal Medan tersebut.
Menurut ayah angkat Egy, Subagja Suihan, klub tersebut ingin Egy terlebih dahulu mencicipi kompetisi di Thailand. Akan tetapi, Subagja tidak menyebutkan nama klub Jerman tersebut.

Langkah ini dilakukan karena usia bintang timnas Indonesia U-19 masih belum cukup. Mengingat, minimal pemain dapat diberikan kontrak profesional di Eropa berusia 18 tahun.
"Karena Egy masih 17 tahun. Tapi, untuk menuju puncak 18 tahun, satu tahun main di Thailand setelah itu 18 tahun main di Liga Jerman klub kasta tertinggi," kata Subagja.

"Mereka justru minta Egy cepat ke sana, tapi dengan catatan main di Thailand selama setahun. Kebetulan agency-nya di Thailand dan Jerman. Itu sesuai permintaan agen tapi langsung dari pemiliknya," tambahnya.
Klub Jerman tersebut terpincut kemampuan Egy saat membela timnas Indonesia U-19 di turnamen Toulon, Prancis beberapa waktu lalu. Ketika itu, Egy mendapatkan penghargaan pemain paling berpengaruh.
sumber:Goal-indonesia.com

Tragis juara Liga Indonesia dua kali dan sempat bertaji di kancah Liga champions Asia Terdegradasi ke Liga 3

PERSIK TURUN KASTA KE LIGA 3,MANTAN PEMAIN ERA KEEMASAN IKUT SEDIH

KEDIRI,JAWA TIMUR--Menyakitkan. Klub yang pernah begitu perkasa di kompetisi Tanah Air, sekarang harus terdegradasi ke kompetisi kasta terbawah, yaitu Liga 2. Klub itu adalah Persik Kediri.
Tim yang pernah menjuarai Liga Indonesia 2003 dan 2006 itu, harus menerima kenyataan gagal bertahan di Liga 2. Dalam pertandingan terakhir play-off degradasi, di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Selasa (17/10/2017), Persik dibungkam PSIR Rembang dengan skor 1-0.
Kekalahan itu membuat Persik hanya mampu mengoleksi 4 poin dari 3 pertandingan play-off Grup F. Persik kalah bersaing dengan PSIR yang dipastikan menjadi juara Grup F, sekaligus memastikan tempat bertahan di Liga 2.
Persik juga tidak memiliki peluang bertahan di Liga 2 dengan status runner-up terbaik. Sebab, perolehan poin Persik dengan peringkat dua grup lainnya sudah kalah jauh. Persik juga berpeluang turun di peringkat ketiga Grup F, karena masih menunggu hasil pertandingan Yahukimo FC melawan PS Bangka.
Terdegradasinya Persik ke kompetisi Liga 3 musim depan, seperti membawa keprihatinan. Persik yang pernah menghadapi banyak klub besar di Asia dalam Liga Champions Asia (LCA), sekarang harus bertanding di kompetisi amatir.Hal ini membuat sebagian mantan bintang era keemasan laskar sambernyawa seperti gonzales dan hamka hamzah ikut prihatin melihat kiprah mantan klub yang membesarkan nama mereka tersebut.

Dipastikan butuh perjuangan ekstra keras buat Persik untuk bangkit. Pasalnya persaingan antartim di kompetisi terbawah begitu ketat. Apalagi hanya sedikit tiket promosi yang disediakan untuk ke Liga 2 atau Liga 1.*
deretan bintang di era keemasan mantan kampiun dua kali Liga Indonesia

Sumber: PT LIB

Wakil Jepang bakal hadapi klub asal Arab saudi di Final Liga champions Asia 2017

TUNDUKAN SHANGHAI SIPG,URAWA RED DIAMONS MAJU KE FINAL ACL 2017


Urawa Reds Diamonds akan berhadapan dengan Al Hilal dari Arab Saudi pada final sepak bola Liga Champions Asia bulan depan, setelah gol dari Rafael Silva membawa klub Jepang itu menang agregat 2-1 atas wakil China Shanghai SIPG pada Rabu.

Silva mengemas gol saat pertandingan leg kedua ini di Stadion Saitama ini baru berlangsung 11 menit setelah kedua tim berbagi hasil imbang 1-1 pada pertemuan pertama di Shanghai. Ini merupakan pertama kalinya Urawa akan tampil di final Liga Champions sejak memenangi gelar pada 2007.

"Sebelum pertandingan kami tahu bahwa kami tidak boleh kemasukan gol sama sekali pada pertandingan ini dan kami mengatakan kepada diri sendiri bahwa kami semestinya tidak terintimidasi oleh lawan kami," kata kapten Urawa Yuki Abe.

"Saya sangat senang kami mencetak gol pertama dan kami tidak kemasukan gol sama sekali. Kami bekerja bersama dengan baik."

"Ini telah sepuluh tahun sejak terakhir kali kami berada di final. Sampai sekarang fokus kami tertuju seluruhnya kepada SIPG, namun kami sekarang akan memikirkan tentang final."

Tandukan Silva dari tendangan sudut Yosuke Kashiwagi membawa Urawa memimpin sebelum lini belakang pasukan Takafumi Hori menjinakkan klub Liga China yang telah mengeluarkan banyak uang untuk berbelanja pemain itu.

Meski penyerang Brazil Hulk bersinar untuk pasukan Andre Villas-Boas, Oscar -- yang didatangkan dari Chelsea pada Januari dengan nilai transfer 60 juta euro -- tidak mampu berbuat banyak pada sebagian besar jalannya permainan ketika SIPG dipastikan gagal menjuarai turnamen elit level benua itu untuk musim kedua secara beruntun.

Tomoaki Makino semestinya dapat menggandakan keunggulan Urawa sebelum menit ke-60, namun sundulannya mengenai mistar gawang.

Di sisi lain, kiper Shukaku Nishikawa melakukan penyelamatan ganda untuk menggagalkan sepakan jarak jauh Hulk sebelum memblok upaya Elkeson menyambar bola pantul.

"Hari ini kami melakukan kesalahan ketika bertahan pada situasi tendangan sudut dan keunggulan penguasaan bola kami tidak dikonversi menjadi tembakan-tembakan," kata Villas-Boas.

"Bagaimanapun, para pemain kami telah mengusahakan yang terbaik. Saya mengapresiasi upaya mereka."

Al Hilal mengonfirmasi tempat mereka di putaran final di mana penyerang asal Suriah Omar Kharbin mengemas dua gol ketika klub Arab Saudi itu bermain imbang 2-2 dengan klub Iran Persepolis, namun mereka melaju berkat keunggulan agregat 6-2.
omar khribin striker Al-hilal cetak brace
Pasukan Ramon Diaz telah menginjakkan satu kaki di final menyusul permainan impresif mereka di leg pertama, namun Godwin Mensha memberi sedikit harapan kepada Persepolis saat laga berlangsung 16 menit, sebelum Kharbin mencetak gol dari titik penalti untuk menyamakan kedudukan.

Mensha kembali mengemas gol pada babak kedua sebelum gol kedua dari Kharbin memastikan Al Hilal akan melaju ke final yang berlangsung dua leg pada 18 dan 25 November, demikian Reuters.

NASIONAL : 15 KLUB LIGA 1 2017 ANCAM MOGOK DAN TUNTUT KEJELASAN LIB


15 TIM LIGA 1 ANCAM MOGOK IKUT KOMPETISI,ADA APALAGI?



JAKARTA---15 tim profesional Indonesia yang berkompetisi di Liga 1 2017 mengancam untuk mogok sementara dari kompetisi kasta teratas Indonesia yang hingga saat ini sudah memasuki pekan ke-27.
Kinerja dari PT Liga Indonesia Baru selaku operator kompetisi membuat 15 klub tersebut merasa tidak puas karena dianggap tidak menjalani tata kelola yang baik seperti diamanatkan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo sebelum kompetisi dimulai.
Dilansir dari goal indonesia.com Mereka yang menamakan diri sebagai Forum Klub Sepakbola Profesional, yang saat ini dihuni 15 klub Liga 1, menyampaikan keluhan mereka kepada media, Rabu (4/10) siang, di Jakarta.Pada acara tersebut, forum ini diwakili oleh Achmad Haris, Bento Madubun, Gede Widiade dan Syarifuddin Ardasa. "Kebetulan kami berempat di sini mewakili 15 klub yang masih aktif di kompetisi sepakbola profesional," buka Syarifuddin kepada awak media.
"Sejauh ini, 15 klub ini berkesimpulan ada beberapa aspek penting dari ekspektasi sepakbola kita yang digadang-gadang memajukan aspek sepakbola profesional yang belum menyeluruh. Aspek bisnis, aspek teknis dan aspek legal," kata Syarifuddin.
"Ini menjadi penting karena ekspektasi kita yang ingin melihat sepakbola profesional masih belum ada tanda-tanda membaik dan ini sangat mencemaskan jika berlanjut ke musim depan," urai asisten manajer dari Barito Putera itu.
Sejauh ini, mereka menganggap operator belum memberikan kejelasan terkait aspek di atas dan sampai sekarang klub belum mendapatkan surat perjanjian yang menjadi dasar hukum keikutsertaan mereka di Liga 1.
"Kami sudah mengundang LIB, sudah berdiskusi tapi kami tidak ditanggapi. Ini kami lakukan karena ini bertolak dengan harapan kedua orang tua kami; Bapak Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi dan Presiden Joko Widodo soal tata kelola sepakbola yang baik," ujar Bento dari Persipura.
"Apabila dalam 14 hari, LIB tidak mengembalikan surat perjanjian yang sudah kami serahkan di awal kompetisi, maka kami bersepakat untuk berhenti berkompetisi sementara waktu," tukasnya.
Dalam 14 hari ke depan, terhitung esok, diharapkan LIB sudah bisa mengembalikan surat perjanjian yang disepakati sebelum kompetisi dimulai dan memberikan kejelasan tentang segala aspek yang dimaksud kepada klub. Tiga klub yang tak ikut dalam forum ini antara lain Persib Bandung, PS TNI dan Bali United.
Beberapa hal yang dianggap tidak ada kejelasan antara lain perhitungan pembagian keuntungan berdasarkan rating televisi, sistem pengaturan jadwal, transparansi jumlah sponsor, hak gaji pemain yang dipanggil timnas, penugasan wasit asing hingga regulasi kompetisi secara umum.
15 Forum Klub Sepakbola Profesional
1. Persija Jakarta
2. Bhayangkara FC
3. Arema FC
4. Borneo FC
5. PSM Makassar
6. Persiba Balikpapan
7. Sriwijaya FC
8. Mitra Kukar
9. Persela Lamongan
10. Persegres Gresik United
11. Persipura Jayapura
12. Perseru Serui
13. Barito Putera
14. Semen Padang
15. Madura United.
Kecuali Persib Bandung, Bali United dan PS TNI, 15 tim kompak menuntut kejelasan PT Liga Indonesia Baru terkait tiga aspek.(AD)

NAPOLI BERTEKAD RUNTUHKAN DOMINASI JUVENTUS DI SERIE A MUSIM INI

NAPOLI MENJADI SATU-SATUNYA KLUB DI SERIE A MUSIM INI YANG TERUS RAIH KEMENANGAN

Musim masih terlalu dini, tapi kiranya sudah pantas kita melabeli Napoli sebagai kandidat tulen pendobrak hegemoni Juventus di Italia.
Dalam enam tahun ke belakang tiada yang mampu mencegah Si Nyonya Tua memeluk Scudetto. Pada kurun waktu yang sama Napoli dua kali finis sebagai runner-up dan dua kali pula menuntaskan kampanye di tangga ketiga.
Kini, I Vesuviani tampak memiliki kans realistis untuk akhirnya menjadi kampiun, sekaligus memupus dahaga lebih dari seperempat abad. Terakhir kali Napoli menggondol titel Serie A adalah pada 1990 di era emas Diego Maradona.
Skuat pimpinan Maurizio Sarri sama sekali belum terhadang musim ini. Skor telak 3-0 menjamu Cagliari di San Paolo, Ahad (1/10) kemarin, menegaskan kesempurnaan Napoli.
Raihan 100 persen dibukukan Partenopei dalam tujuh giornata perdana 2017/18. Menjadi lebih manis karena Juve yang main belakangan akhirnya kehilangan angka tatkala mengunjungi markas Atalanta. Napoli menjadi satu-satunya klub Serie A yang terus memanen poin utuh sejauh ini.
Start gilang-gemilang Napoli melahirkan sejarah anyar. Laskar Naples tampil sebagai tim pertama sepanjang perhelatan Serie A yang berhasil meraup hasil sempurna dalam tujuh pekan awal dengan mengemas minimal 25 gol!
bomber tajam Napoli Dries mertens

Produktivitas Dries Mertens dkk. memang mengerikan. Bukan sembarang menang, Napoli tidak pernah memberondong gawang musuh kurang dari tiga gol. Setelah mencatatkan skor identik 3-1 kontra Hellas Verona dan Atalanta dalam dua laga pertama, Napoli selanjutnya menggebuk Bologna 3-0, Benevento 6-0, Lazio 4-1, SPAL 3-2, dan tentu saja Cagliari 3-0.
Terselip pula potensi milestone individual untuk kapten Marek Hamsik dalam pencapaian rekor ini. Gol pembuka Hamsik versus Cagliari membuatnya cuma berjarak satu dari koleksi gol Maradona sebagai topskor sepanjang masa klub (115), dan rasanya tinggal tunggu waktu bintang Slowakia itu akan menyamai - dan melewati - El Diego.
Sehabis jeda internasional dua partai berat menunggu Napoli di Serie A. Anak buah Sarri harus bertamu ke AS Roma dan menjamu Inter Milan, dan di antara kedua laga ada jadwal menghadapi Manchester City di Liga Champions.
Mampukah I Partenopei meneruskan performa impresif? Kita nantikan!

Direkrut Klub Jerman,Egy Maulana bakal lebih dulu kembangkan karir di Klub Thailand

Tawaran dari klub Eropa buat Egy Maulana Vikri terus mengalir. Kali ini salah satu klub Jerman dikabarkan sudah mengajukan tawaran bua...

Back To Top