INFORMASI MENARIK SEPAKBOLA DARI BERAGAM SUDUT PANDANG DAN FEATURE UNIK

INFO DUNIA SEPAKBOLA DAN FUTSAL INTERNASIONAL DAN NASIONAL

click here for see more

loading...
loading...
Powered by Blogger.

Search This Blog

Translate

Follow by Email

FOOTBALL FANS : 5 ULTRAS TERBAIK DAN PALING GILA DI SEPAKBOLA AFRIKA

MELIHAT GILANYA FANS SEPAKBOLA DI AFRIKA
Fans selalu menjadi bagian menarik di dalam sepakbola. Meski tak langsung memainkan peran di atas lapangan, mereka juga memiliki andil penting dalam menentukan hasil akhir laga.
Kelompok semacam ini sering dikenal dengan sebutan Ultras dan jumlahnya kini sudah tak terhitung, terutama di kompetisi sepakbola Eropa. Julukan Ultras sendiri berawal dari Italia, namun kini juga banyak digunakan sebagai istilah umum untuk menyebut suporter militan di dalam dunia sepakbola.Nah artikel kali ini kami mengajak anda untuk sekedar menengok persaingan panas kelompok supporter sepakbola dari negeri benua hitam Afrika yang tidak kalah loyalitasnya dalam mendukung tim kesayangannya.siapa sajakah mereka berikut kami tampilkan :
ULTRAS AFRICAIN ( TUNISIA )

sudah tak diragukan lagi loyalitas yang diberikan oleh kelompok fans garis keras milik klub tersohor asal Tunisia ini dalam setiap match mereka menyalakan flare,membentuk koreografi menakjubkan dan bahkan bentrok dengan aparat keamanan.bahkan baru_baru ketika lawatan klub kaya raya prancis PSG barisan suporter Ultras africain membentangkan koreo yang menunjukan protes dan sindirian kepada pemilik PSG ,nasser al-khelaiffi yang di anggap merusak tatanan sepakbola dengan gelontoran fulusnya.
ULTRAS PIRATES (SOUTH AFRIKA)

sesuai namanya barisan fans garis keras klub asal afrika selatan ini memang terbilang sedikit ganas seperti para pembajak.tak heran setiap laga mereka kerap membuat keributan dengan fans klub rivalnya.
GREENBOYS CURVA SUD (MORROCO)

inilah salah satu kelompok fans terbaik di afrika yang memiliki basis fans yang sering menampilkan koreo unik,sindiran dan juga kadang brutal.ultras milik klub kenamaan asal maroko Raja cassablanca FC ini mendiami bagian curva selatan di tribun penonton.
ZAMALEK ULTRA ( MESIR)

kelompok fans garis keras milik klub sepakbola asal mesir yang tak perlu diragukan lagi loyalitasnya ini,adalah salah satu kelompok suporter sepakbola terbesar yang ada di mesir milik klub zamalek.
ULTRAS AHLAWY (MESIR)

Kelompok fans garis keras asal klub AL AHLY KAIRO mesir ini adalah salah kelompok hooligans terbesar yang ada didunia,mereka menamakan dirinya dengan ahlawy ultras.
Dimanapun sepakbola berada disana pasti ada kami.


KUTIPAN-KUTIPAN KONTROVERSIAL MILIK ZLATAN IBRAHIMOVIC


KUTIPAN-KUTIPAN KONTROVERSIAL ZLATAN IBRAHIMOVIC
Kata-kata yang keluar dari mulut pemain Manchester United Zlatan Ibrahimovic seringkali menyita perhatian pencinta sepak bola dunia. Pesepak bola asal Swedia ini bukan hanya pandai bicara, tapi juga punya prestasi segudang.
Karena sikapnya itu, tidak jarang Ibrahimovic dianggap sosok arogan. Namun, penyerang berusia 35 tahun ini tetap menjadi panutan bagi para pemain muda.
Ibrahimovic pernah meledek legenda Manchester United, Eric Cantona, yang sebelumnya mengklaim Raja dari Manchester. Pemain berjulukan Ibracadabra ini tak mau kalah dari Cantona dan menyebut dirinya Dewa dari Manchester.

Mantan pemain Inter Milan dan AC Milan ini punya karakter luar biasa, baik di dalam maupun di luar lapangan. Salah satu idolanya adalah mendiang Muhammad Ali, petinju yang terkenal dengan julukan Si Mulut Besar.
 Berikut tiga kutipan paling diingat milik Ibrahimovic seperti dilansir Sportskeeda:
 "Singa-singa, mereka tidak membandingkan diri mereka dengan manusia."

Kala itu Zlatan Ibrahimovic ditanya mengenai siapa striker terbaik di Liga Inggris. Ibra menyebut nama Sergio Aguero dan Romelu Lukaku, bukan namanya sendiri.
Saat ditanya kenapa tidak memasukkan namanya sendiri, Ibrahimovic punya jawaban unik. "Singa-singa mereka tidak membandingkan diri mereka dengan manusia."
Ibrahimovic mengibaratkan dirinya seekor singa, sedangkan Aguero dan Lukaku, manusia. Ibrahimovic membuktikannya pada musim debutnya bersama MU dengan mencetak 20 gol di usia 35 tahun.

"Dewa dari Manchester"

Eric Cantona dijuluki Raja Manchester, bahkan hingga dia gantung sepatu. Sebagai legenda MU, Cantona ketika itu senang dengan kedatangan Ibrahimovic ke Old Trafford.
Namun, Cantona tidak ingin julukan Raja Manchester diambil Ibrahimovic. Cantona pun buru-buru memperingatkan Ibrahimovic mengenai sebutan Raja Manchester.
Ibrahimovic bereaksi atas pernyataan Cantona mengenai klaim Raja Manchester. "Saya mengagumi Cantona dan saya dengar apa yang dia katakan. Saya tidak akan jadi Raja Manchester. Saya akan menjadi Dewa Manchester."

Kirim Mayweather dan McGregor ke Rumah Sakit

 Menjelang pertarungan Floyd Mayweather melawan Conor McGregor, Ibrahimovic angkat bicara. Mantan pemain Barcelona ini meminta Mayweather dan McGregor itu menghentikan kekonyolan soal pertarungan mereka.
Duel Mayweather dan McGregor terus mengisi halaman depan surat kabar sehingga Ibrahimovic merasa terganggu. Ibrahimovic bahkan ingin mengirim kedua petarung itu ke rumah sakit
Pemain berdarah Bosnia ini berani menantang Mayweather dan McGregor untuk bertarung dengan dia. Ibrahimovic diketahui pemegang sabuk hitam taekwondo.
"neymar hanyalah perenang yang beruntung""
 Ibrahimovic bereaksi atas transfer termahal yang melibatkan mantan penyerang milik barcelona itu saat memecahkan rekor transfer termahal di dunia,ibrahimovic saat diwawancari el-mundo pernah berujar bahwa transfer neymar ke PSG hanyalah ibarat kasus keberuntungan yang menangui si tukang diving alias perenang.

HUJAN GOL WARNAI KELOLOSAN TIMNAS INDONESIA U-19 KE SEMIFINAL AFF CHAMPIONSHIP U-19 2017

HUJAN GOL WARNAI KELOLOSAN GARUDA NUSANTARA KE SEMIFINAL AFF CHAMPIONSHIP U-19
TIM NASIONAL INDONESIA U-19 berhasil mengunci tiket ke semi-final Piala AFF U-18 2017 mewakili Grup B. Itu setelah, Egy Maualana Vikti dan kolega mampu membabat Brunei Darussalam, 8-0, di Stadion Thuwunna, Rabu (13/9) petang.
Dengan hasil ini membuat Indonesia memiliki selisih gol +15, yang artinya menyamai Vietnam dan melampaui Myanmar (+13). Status Garuda Nusantara sebagai juara grup atau runner-up masih ditentukan lewat laga Myanmar dan Vietnam.
Babak Pertama
Baru 43 detik laga berjalan, timnas Indonesia sudah mampu membobol gawang dari Brunei Darussalam. Umpan jauh dari Samuel Simanjuntak tak bisa diantisipasi pemain belakang Brunei dengan baik, M Rafli menyambar bola dan menjaringkannya ke gawang. 1-0.
Memasuki menit ketiga, Egy Maulana Vikri mengoprek pertahanan Brunei dan mengoper bola ke Rafli untuk melepaskan tendangan yang sayang masih melambung. Brunei menebar bahaya lewat Abdul Hariz Herman, untung saja Aqil Savik bisa meredam.
Gol kedua Indonesia hadir pada menit ke-18, umpan terobosan Rafli disambut Egy yang lari masuk ke kotak penalti untuk kemudian menceploskan bola ke gawang Brunei. Nazif Jaini coba membuang bola, tapi malah meneruskannya ke gawang sendiri.
Egy Maulana membuat skor jadi 3-0 pada menit 22', penetrasi dari sisi kiri dan langsung mengarahkan bola ke sudut gawang tanpa bisa dibendung kiper Brunei. Enam menit berselang, umpan silang Samuel disambut Rafli dengan mantap, tapi tipis menyamping.
Gelombang serangan Indonesia begitu stabil dilancarkan, dari mulai Egy, Rafli hingga Witan Sulaeman kerap membuang peluang emas untuk menjadi gol. Witan nyaris menambah gol menjadi empat, tapi umpan manja Egy tak bisa dimaksimalkan kendati gawang sudah tak berpenghuni.
Witan akhirnya membayar peluang yang sudah kandas sebelumnya, gol keempat pun tercipta pada menit 40' melalui tendangan cantik dari jarak jauh oleh Witan Sulaeman. Rafli kembali mencetak namanya di papan skor, kali ini menyambut umpan Dedi Tri Maulana. 5-0.
Paruh pertama pun ditutup dengan hat-trick dari Rafli, yang menerima umpan terobosan dan dengan tenang melesatkan bola ke gawang Amirul Hakim. Setengah lusin gol menutup paruh pertama Garuda Nusantara.
Babak Kedua
Pelatih timnas Indonesia Indra Sjafri mengawali paruh kedua dengan melakukan pergantian, Feby Eka Putra digantikan oleh Saddil Ramdani. Masuknya Saddil memberi warna baru dalam serangan Indonesia, tiga kali ia mengancam gawang Brunei pada lima menit pertama babak kedua.
Aksi brilian dilakukan Egy dengan melakukan putaran untuk mengelabui pemain Brunei dan kemudian merangsek ke sisi kiri kotak penalti untuk memberikan umpan tarik kepada M Rafli. Sayangya Rafli gagal menyambut bola matang dari Egy dan ia malah terkena cedera pada menit 54'.
Dalam waktu dua menit, 67' dan 68' Indonesia mampu memenuhi kebutuhan gol menjadi delapan. Pertama lewat sundulan Witan Sulaeman yang menyasar ke tiang jauh dan kemudian Hanis Saghara yang akhirnya membuka rekening golnya setelah menggantikan Rafli yang cedera. 8-0.
Sudah unggul delapan gol, Indonesia kesulitan untuk memperbesar keunggulan. Banyak peluang dibuat namun tak ada satu pun yang bisa dimaksimalkan menjadi gol, para pemain kerap berlama-lama memegang bola. Watu tambahan tiga menit pun berlalu, dan skor 8-0 bertahan untuk timnas Indonesia.
Susunan Pemain
Brunei: Amirul Hakim, Abdul Ghani, Abdul Ramli, Nazif Jaini, Wafi Aminuddin, Azirul Aji, Nur Norsamri, Hanif Farhan Azman, Abdul Mateen Said, Aqil Danish Aslam, Abdul Hariz Herman
Indonesia: Aqil Savik, Dedi Tri Maulana, Rachmat Irianto, Kadek Raditya, Samuel Christianson, Luthfi Kamal, Witan Sulaeman, Asnawi Mangkualam, Feby Eka Putra, Egy Maulana Vikri, M. Rafli.

TAMPIL UNTUK TIM RESERVE ARSENAL ,JACK WILSHERE BERKELAHI DENGAN PEMAIN BOCAH

TURUN DI TIM CADANGAN JACK WILSHERE BERBUAT ULAH


LONDON,INGGRIS--Gelandang Arsenal, Jack Wilshere, tengah berada dalam karier terendahnya. Kala memperkuat tim cadangan Arsenal, Wilshere ribut dengan pemain remaja Manchester
City.

Seperti dilansir 101 Great Goals, peristiwa itu terjadi pada pertandingan tim cadangan Arsenal kontra tim cadangan Manchester City. Wilshere langsung diusir wasit setelah insiden tersebut.
Arsenal unggul 4-1 sebelum insiden itu terjadi. Pemain Manchester City, Matt Smith, menunjukkan frustrasinya dengan melakukan tekel telat kepada Wilshere.

Hal ini yang membuat pemain berusia 25 tahun itu naik pitam. Setelah kena tekel telat, Wilshere langsung mendorong pemain berusia 17 tahun hingga terjatuh.
 Lalu, penggawa tim cadangan The Citizens lainnya, Tyreke Wilson mendatangi Wilshere. Aksi itu malah membuat Wilshere semakin garang dan menarik kostum hingga baku pukul.

Wilshere mendapat kritik karena dia kehilangan kendali saat itu. Namun, tidak sedikit yang menganggap Wilshere lepas kendali karena trauma cedera lututnya kambuh lagi.

FOOTBALL TALENT : HAN KWAN SONG " NUKLIR SEPAKBOLA '' KOREA UTARA SIAP MELEJIT DI EROPA


Talenta muda asal Korea Utara tersebut sudah menggemparkan dunia sepakbola Eropa dengan catatan individu mengesankan di awal musim 2017/18.


Apa yang terlintas di benak Anda ketika mendengar nama Korea Utara? Diktator Kim Jong-un, komunisme, negeri yang sangat tertutup, bom nuklir? Mungkin itu semua yang Anda kenal tentang mereka.
Khusus soal nuklir, belakangan hal tersebut menjadi bahan pembicaraan dunia setelah Korut melakukan uji coba peluncuran rudal nuklir mereka hingga membuat beberapa negara ketar-ketir dan suhu politik dunia memanas.

Demikian juga dengan Eropa, di dunia sepakbola, mereka baru saja merasakan 'guncangan nuklir' -- tentu bukan dalam hal sebenarnya -- dalam diri Han Kwang-song dengan peragaan kualitasnya di awal kampanye musim 2017/18.
Membela Perugia dengan status pinjaman di pentas Serie B Italia, penyerang belia yang baru berusia 18 tahun tersebut langsung mencuri perhatian dengan statistik individu mengesankan. Debutnya langsung ditandai dengan hat-trick saat Perugia menang 5-1 atas Virtus Entella pada akhir Agustus kemarin dan mencetak satu gol saat timnya membekuk Pescara 4-2.

"Ia ditakdirkan untuk melakukan hal-hal besar," sanjung asisten pelatih Perugia, Davide Ciampelli. "Ia adalah pemain dengan kualitas besar. Ia membawa dampak besar dan memberi kami gol, itu berarti bahwa ia memiliki karakteristik yang bisa membuat kami menatap ke depan."
Sebenarnya ini bukan kali pertama Han menjadi sorotan. Sebelumnya, pada April lalu ia menorehkan sejarah tersendiri dengan menjadi pemain Korut pertama dalam sejarah yang sanggup mencetak gol di kompetisi Serie A ketika memperkuat Cagliari, klub yang memilikinya secara permanen.

"Gaya menggiring bolanya, insting mencetak gol dan visi bermainnya merupakan karakteristik utamanya sebagai pesepakbola," demikian deskripsi Cagliari soal pemuda yang langsung memulai karier kompetitifnya di Italia tersebut.
Ya, tak seperti kebanyakan bintang tim nasional Korut yang sempat mencicipi atmosfer persaingan kompetisi domestik sebelum merambah mancanegara seperti Jong Il-gwan, Pak Kwang-ryong maupun Ri Kwang-il, Han justru sebaliknya.
Potensi besar Han sebagai pemenang Piala Asia U-16 pada 2014 lalu dan tampil cukup bagus di Piala Dunia U-17 setahun berselang menjadi dasar ketertarikan Cagliari untuk merekrutnya, yang memberinya kesempatan mengikuti trial dan berlatih bersama akademi tim sebelum dikontrak permanen tahun ini.

Perugia sendiri terungkap punya peran dalam hadirnya talenta Han di Italia, selain Federasi Sepakbola Korea Utara (PRKFA) dan juga Andrea Razzi selaku politisi anggota parlemen Italia yang sempat melakukan kunjungan kontroversial ke Korut pada 2014 lalu.
"Ada sejumlah pemandu bakat yang telah mengamati beberapa pemain muda untuk tim-tim Italia," ungkap Razzi dalam wawancaranya dengan Corriere dello Sport. "[Virtus] Entella dan Udinese, kalau tidak salah [yang terlibat dalam kunjungan]."
Namun justru nama Alessandro Dominici yang muncul. Sang pimpinan akademi sepakbola IMS Perugia itu diketahui juga ikut dalam rombongan kunjungan ke Korut dan menawarkan kesempatan berlatih di Umbria kepada sepuluh pesepakbola muda, termasuk Han.

Langkah tersebut sempat membuat publik Italia bertanya-tanya dan sempat menjadi subyek investigasi dengan didasari fakta pada waktu itu Uni Eropa mendukung kebijakan sanksi ekonomi terhadap Korut. Isu utama yang terangkat adalan transparasi dana, dengan adanya kabar menyebutkan bahwa segala bentuk gaji yang diterima atlet Korut akan dikontribusikan kepada pemerintahan negara mereka.
Baik Cagliari maupun Perugia sama-sama membantah tudingan tersebut dan menegaskan segala gaji yang dibayarkan langsung diterima Han. Terlepas dari kontroversi yang ada, kini setidaknya Han mampu membuktikan dirinya sebagai pesepakbola berkualitas dengan muncul sebagai buruan Juventus belakangan ini serta siap menjadi 'nuklir' Korut yang bakal mengguncang Eropa.
sumber :Goal.com

FOOTBALL FEATURE: LOGO PULUHAN SPONSOR TERPAMPANG DI JERSEY KLUB ARGENTINA INI

ANEH JERSEY KLUB ARGENTINA DIMERIAHKAN OLEH PULUHAN TULISAN SPONSOR



 Klub peserta Liga Argentina, AD Centenario Futbol, telah meluncurkan jersey terbaru mereka. Peluncuran jersey baru tersebut menjadi sejarah tersendiri dalam sepakbola.
Bukan hanya meriah acaranya, tapi “kemeriahan” juga terlihat di jersey klub. Dilansir dari Goal, AD Centenario menempelkan semua sponsor mereka musim ini. Tahun ini mereka akan menempelkan 50 logo yang menjadi sponsor.
Logo sponsor tersebut tertempel di depan, belakang dan lengan jersey. Mereka menyisakan tempat untuk nomor punggung dan logo klub di tengah-tengah jersey.
Presiden Klub AD Centenario, Gustavo Gomez, menyebutkan, peletakan logo sponsor tergantung berapa mereka memberikan kontribusi untuk klub. Gustavo menambahkan, sponsor tersebut bukan hanya memberikan uang tunai, namun beberapa ada yang menggunakan sistem barter.
"Setiap perusahaan akan mendapatkan apa yang mereka bayarkan. Kami akan memberikan tempat terbaik mungkin. Beberapa sponsor tidak memberikan uang tunai. Contohnya, kami mendapatkan kendaraan ATV, yang memudahkan kami menjual tiket," kata Gustavo.
dengan puluhan tulisan sponsor yang memenuhi jersey klub ini.diharapkan mampu meningkatkan kualitas permainan tuturnya.

BIKIN GEGER SEPAKBOLA,PEMAIN RWANDA GUNAKAN JIMAT AMPUH

PEMAIN LIGA RWANDA BIKIN GEGER SETELAH PAKAI JIMAT
aksi pemasangan jimat oleh moussa camara

Aksi konyol berbau klenik terjadi di Liga Rwanda. Seorang pemain sengaja menyimpan jimat di gawang musuh ketika pertandingan sedang berlangsung.
Kala itu tengah digelar pertandingan antara Mukura Victory menghadapi Rayon Sports. Di tengah laga, saat kubu tamu tertinggal 0-1, penyerang Moussa Camara tiba-tiba berlari ke salah satu tiang gawang musuhnya dan menaruh benda kecil yang diyakini sebagai jimat.

moussa camara

Melihat aksi Camara, kiper dan beberapa pemain Mukura bergegas mengejar. Mereka curiga pemain itu melakukan hal buruk.
Cekcok tak terhindarkan. Wasit lalu bertindak dengan memberikan kartu kuning kepada Camara karena dianggap sebagai pemicu kericuhan.
Laga kemudian dilanjutkan. Namun anehnya, Camara kemudian mampu membobol gawang yang tadi dibubuhi jimat. Dia menyamakan skor dan menutup laga dengan skor 1-1.
Kejadian itu kemudian ramai dibahas publik sepakbola Rwanda. Dan mau tak mau akhirnya federasi sepakbola mereka mengeluarkan aturan khusus untuk menangkal penggunaan jimat seperti yang dituduhkan kepada Camara.
"Statuta kami tidak mengatur soal jimat. Namun ancaman kericuhan yang terjadi sebagai tindak lanjutan membuat kami perlu membuat aturan khusus," kata Vedaste Kayiranga selalu wakil presiden federasi dikutip Mirror.
Hukuman yang bakal dijatuhkan oleh pemain pemakai jimat adalah denda mencapai £99, atau sekitar Rp1,6 juta. Sedangkan jika klub ketahuan terlibat atas praktek itu, maka akan didenda £289, atau setara Rp48 juta, ditambah pengurangan tiga poin.

FOOTBALL FANS : 5 ULTRAS TERBAIK DAN PALING GILA DI SEPAKBOLA AFRIKA

MELIHAT GILANYA FANS SEPAKBOLA DI AFRIKA Fans selalu menjadi bagian menarik di dalam sepakbola. Meski tak langsung memainkan peran di ...

Back To Top