INFO DUNIA SEPAKBOLA DAN FUTSAL INTERNASIONAL DAN NASIONAL

click here for see more

loading...
loading...
Powered by Blogger.

Search This Blog

Translate

PEMAIN BERBAKAT KETURUNAN INDONESIA DI LIGA BELGIA SIAP BERMAIN BAGI TIMNAS INDONESIA

SANDY WALSH SIAP BERKOSTUM MERAH PUTIH DAN INGIN JADI WNI DALAM WAKTU DEKAT


BRUSELL--Satu lagi permata keturunan Indonesia yang berkarier di Eropa dan ingin membela timnas Indonesia, dia bernama Sandy Walsh yang memperkuat klub Zulte Waregem, kontestan Liga Pro Belgia.
Sandy mengingindikasikan ingin membela Merah-Putih karena memiliki darah keturunan Indonesia dari ibunya. Pemain yang berposisi sebagai bek itu berusia 22 tahun dan lahir di Brussel, Belgia.
akun tweeter sandy walsh dibanjiri fans garuda
Pelatih timnas Indonesia Luis Milla angkat bicara terkait keinginan dari Sandy. Pelatih berpaspor Spanyol itu menyambut positif keinginan dari Sandy -- yang hingga kini masih belum berstatus WNI."Saya sudah melihat dan memantau dari jauh, ini kabar bagus karena semakin banyak pemain berkualitas dan yang paling penting dari pemain itu apa dia mau main untuk Indonesia," kata Milla.
"Lebih baik bertanya lebih dahulu kepada federasi (PSSI) apakah dia bisa dinaturalisasi. Karena yang saya tahu, naturalisasi itu memakan proses dan waktu yang sangat panjang," imbuhnya.
sandy walsh saat berkostum timnas belanda u17 di euro 
Sandy yang berposisi sebagai bek dan juga bisa berposisi sebagai gelandang jangkar ini menyatakan minatnya buat bermain bagi timnas leluhurnya dari sang ibu,saat di wawancarai sebelum laga kontra Lazio di liga eropa pada minggu lalu ,Sebelum Sandy, ada Ezra Walian yang sudah jauh hari menyatakan minat untuk membela timnas Indonesia. Impian dari pemain berdarah Manado itu pun terwujud setelah menjalani proses naturalisasi dan berkiprah hingga akhirnya SEA Games 2017 lalu.(ad)

NAPOLI BERTEKAD RUNTUHKAN DOMINASI JUVENTUS DI SERIE A MUSIM INI

NAPOLI MENJADI SATU-SATUNYA KLUB DI SERIE A MUSIM INI YANG TERUS RAIH KEMENANGAN

Musim masih terlalu dini, tapi kiranya sudah pantas kita melabeli Napoli sebagai kandidat tulen pendobrak hegemoni Juventus di Italia.
Dalam enam tahun ke belakang tiada yang mampu mencegah Si Nyonya Tua memeluk Scudetto. Pada kurun waktu yang sama Napoli dua kali finis sebagai runner-up dan dua kali pula menuntaskan kampanye di tangga ketiga.
Kini, I Vesuviani tampak memiliki kans realistis untuk akhirnya menjadi kampiun, sekaligus memupus dahaga lebih dari seperempat abad. Terakhir kali Napoli menggondol titel Serie A adalah pada 1990 di era emas Diego Maradona.
Skuat pimpinan Maurizio Sarri sama sekali belum terhadang musim ini. Skor telak 3-0 menjamu Cagliari di San Paolo, Ahad (1/10) kemarin, menegaskan kesempurnaan Napoli.
Raihan 100 persen dibukukan Partenopei dalam tujuh giornata perdana 2017/18. Menjadi lebih manis karena Juve yang main belakangan akhirnya kehilangan angka tatkala mengunjungi markas Atalanta. Napoli menjadi satu-satunya klub Serie A yang terus memanen poin utuh sejauh ini.
Start gilang-gemilang Napoli melahirkan sejarah anyar. Laskar Naples tampil sebagai tim pertama sepanjang perhelatan Serie A yang berhasil meraup hasil sempurna dalam tujuh pekan awal dengan mengemas minimal 25 gol!
bomber tajam Napoli Dries mertens

Produktivitas Dries Mertens dkk. memang mengerikan. Bukan sembarang menang, Napoli tidak pernah memberondong gawang musuh kurang dari tiga gol. Setelah mencatatkan skor identik 3-1 kontra Hellas Verona dan Atalanta dalam dua laga pertama, Napoli selanjutnya menggebuk Bologna 3-0, Benevento 6-0, Lazio 4-1, SPAL 3-2, dan tentu saja Cagliari 3-0.
Terselip pula potensi milestone individual untuk kapten Marek Hamsik dalam pencapaian rekor ini. Gol pembuka Hamsik versus Cagliari membuatnya cuma berjarak satu dari koleksi gol Maradona sebagai topskor sepanjang masa klub (115), dan rasanya tinggal tunggu waktu bintang Slowakia itu akan menyamai - dan melewati - El Diego.
Sehabis jeda internasional dua partai berat menunggu Napoli di Serie A. Anak buah Sarri harus bertamu ke AS Roma dan menjamu Inter Milan, dan di antara kedua laga ada jadwal menghadapi Manchester City di Liga Champions.
Mampukah I Partenopei meneruskan performa impresif? Kita nantikan!

Kisah Membingungkan Antonio Cassano Pensiun dan Batal dalam beberapa jam


kisah aneh dari si peterpan nyentrik Antonio Cassanno di bursa transfer musim panas 2017 kali ini bikin segenap insan pencinta sepakbola geleng kepala bagaimana tidak.
Antonio Cassano langsung bikin sensasi di klub barunya, Hellas Verona. Dia memutuskan pensiun setelah delapan hari bergabung, yang lucunya langsung diralat beberapa jam kemudian.

Cassano tidak bermain sama sekali untuk Sampdoria setelah dibekukan klub sejak awal musim lalu. Pada Selasa (11/7/2017) kemarin dia resmi bergabung dengan Verona.

Cassano terlihat seperti menemukan semangat baru bersama Verona. Ia tampil apik di laga pramusim saat melawan Triestina, Sabtu (15/7) dengan menciptakan beberapa kali peluang.

Tiga hari berselang, atau tepatnya Selasa (18/7) waktu setempat, mendadak Cassano berniat pensiun dan langsung meminta digelarnya konferensi pers.

Alasan Cassano saat itu adalah waktu bersama keluarga yang sangat sedikit. Pemain berusia 34 tahun itu merindukan saat-saat bersama istri dan kedua anaknya.
 Saat sesi konferensi pers digelar, nyatanya Cassano tidak jadi pensiun. Ia menjelaskan mengapa sempat berniat memutus kontraknya.

"Pagi ini saya punya momen yang begitu membuat saya lemah. Saya bertemu dengan Fabio Pecchia (pelatih) dan yang lain kemudian bilang saya ingin berhenti," Cassano menuturkan seperti dilansir BBC.

"Saya merindukan keluarga, tapi manajemen klub telah meminta mereka untuk datang sehingga memberi saya kekuatan untuk tetap lanjut. Kini saya ingin menghadapi tantangan dan memiliki musim yang gila," pemain yang dikenal bengal itu menambahkan.

Keputusan Cassano bergabung ke Verona memang membuatnya harus meninggalkan keluarganya di Genoa, yang berjarak sekitar 300 km. Direktur olahraga klub Filippo Fusco memuji sikap pemainnya yang akhirnya memutuskan bertahan.

"Antonio membuat keputusan yang berani, dia mengakui dia salah. Dia punya hubungan yang baik dengan tim dan saya senang dia tetap berada di sini," Fusco memuji pemain anyarnya seperti dilansir AS.

Sebelum Verona dan Sampdoria, Cassano juga sempat membela AS Roma, Real Madrid, AC Milan, Inter Milan, dan Parma. Sepanjang kariernya, ia bermain sebanyak 515 kali dan mencetak 139 gol dan 91 assist.hmmm Cassanno memang kadang bikin kita mengengernyitkan dahi dengan ulahnya.

Direkrut Klub Jerman,Egy Maulana bakal lebih dulu kembangkan karir di Klub Thailand

Tawaran dari klub Eropa buat Egy Maulana Vikri terus mengalir. Kali ini salah satu klub Jerman dikabarkan sudah mengajukan tawaran bua...

Back To Top